ALL

Omongan Ketum PAN Dukung Jokowi Laksanakan Amanat Konstitusi

By  | 

Lutfi | Foti: Istimewa

KedaiPena.Com – Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, mengatakan bahwa PAN mendukung Jokowi-Ma’ruf dalam periode kedua pemerintahannya tanpa syarat, yang disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Menanggapi pernyataan tersebut politisi muda PAN, Lutfi Nasution, menerangkan bahwa apa yang disampaikan Zulhas sudah benar. Tapi dia khawatir pernyataan tersebut digoreng oleh pihak-pihak tertentu yang punya kepentingan.

“Pernyataan Bang Zulhas bukan tanpa dasar, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024 bersifat incracht dan sudah ditetapkan oleh KPU RI,” katanya dalam keterangan pers yang diterima KedaiPena.Com, Selasa (23/7/2019).

Masih menurut Lutfi, bukan hanya PAN, parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi pun harus mendukung capres-cawapres 2019-2024 terpilih, itu kan amanat konstitusi, kalau tidak mendukung berarti parpol tersebut inskonstitusional dan bisa dituduh makar.

Lutfi menambahkan, mendukung itu kan gak harus transaksional atau gunakan politik dagang sapi, dan gak mesti juga harus berada didalam kekuasaan.

“Makanya, Bang Zulhas mengeluarkan pernyataan bahwa PAN mendukung pemerintahan Jokowi tanpa syarat, ini artinya PAN ingin menjelaskan kepada publik bahwa itu amanat konstitusi yang harus diterima oleh peserta pemilu dan ini juga merupakan penegasan bahwa PAN tidak pernah mengemis/meminta-minta jatah kursi menteri seperti tudingan yang selama ini dilayangkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Aktivis Gerakan Reformasi 1998.

Soal sikap resmi PAN apakah berada di dalam kekuasaan atau diluar kekuasaan, Lutfi meminta publik menunggu saja hasil Rakernas PAN yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang.

“Sikap resmi PAN terkait Pilpres 2019 pasca putusan MK akan diputuskan dalam Rakernas PAN, setelah mendengarkan pandangan dari masing-masing DPW PAN,” pungkas Lutfi.

Laporan: Muhammad Hafidh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *