ALL

Kisah Samsudin, Penarik Becak Peduli Lingkungan Pasca Tsunami Selat Sunda

By  | 

Kisah Samsudin, Penarik Becak Peduli Lingkungan Pasca Tsunami Selat Sunda | Foto: Istimewa

KedaiPena.Com – Permasalahan lingkungan hidup memerlukan perhatian luar biasa dari pemerintah dan masyarakat.

Kebersihan harus bermula dari kesadaran sendiri untuk dapat menjaga lingkungan hidup agar tetap bersih dan dan indah.

Hal ini telah dilakukan oleh Samsudin, pasca tsunami yang menimpa Selat Sunda. Ia menjadi relawan untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah di sekitar Desa Teluk Labuan, Pandeglang yang terkena terjangan tsunami. Hal ini dilakukan agar daerah itu bersih dan bangkit.

Yang akrab di sapa Sam ini mengatakan, kesadaran menjaga lingkungan sangatlah penting. Jika bukan kita siapa lagi yang akan menjaga.

Sebelum tsunami, Sam bekerja sebagai penarik becak. Tetapi saat ini ia bekerja untuk mengangkuti sampah-sampah.

“Dahulu saya seorang penarik becak, tetapi pasca tsunami, saya menggunakan becak untuk mengangkut sampah-sampah yang ada di lingkungan sekitar. Karena banyak sampah tercecer membuat lingkungan menjadi kotor,” ucap dia di Pandeglang, ditulis Minggu (10/2/2019).

Meskipun hanya seorang penarik becak, ia tetap peduli terhadap lingkungan. Dia rela menjadikan alat pencariannya menjadi alat angkut sampah untuk membersihkan lingkungannya.

“Saya menjadikan becak saya menjadi alat angkut sampah, sehingga saya sudah tidak lagi menarik becak. Dan saya hari ini mengangkuti sampah tidak di gaji secara langsung oleh pihak terkait dan siapapun,” katanya.

“Tapi Alhamdulillah, ada masyarakat yang memberikan sedikit rezekinya untuk saya, walaupun tidak secara rutin,” tutup Sam.

Laporan: Luthfi

1 Comment

  1. trianto

    Februari 10, 2019 at 3:36 pm

    bagus itu, emang nya pemda setempat ga memperhatiin wilayah nya??

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *