ALL

HUT Kabupaten Serang Diwarnai Unjuk Rasa Mahasiswa

By  | 

Demo Mahasiswa Sdi HUT kota Serang | Foto: Kedaipena.com

KedaiPena.Com – Sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas asal Serang menggelar aksi di depan kantor Bupati Serang untuk memperingati hari lahir pemerintahan Kabupaten Serang terkait permasalahan yang harus segera di selesaikan.

Ketua Umum PP Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS) Busairi mengatakan, bahwa aksi tersebut digelar oleh mahasiswa lantaran di usia 493 tahun, Kabupaten  Serang, masih menjadi daerah yang tertinggal.

“Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka pengangguran, kurang maksimalnya layanan publik seperti kesehatan, pendidikan dan kependudukan yang masih dikeluhkan oleh masyarakat,” ujar dia kepada wartawan, Rabu, (9/10/2019).

Selain itu, kata dia, terdapat permasalahan pengangguran menjadi sorotan penting karena Kabupaten Serang menjadi urutan pertama di Provinsi Banten.

“Tentu permasalahan ini menjadi prestasi terburuk bagi Bupati Kabupaten Serang,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, lanjut dia, banyak juga perusahaan yang tidak mematuhi peraturan daerah yang telah ditetapkan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Sebenarnya Kabupaten Serang terdapat 600 lebih perusahaan, akan tetapi perusahaan yang berada di Kabupaten Serang ini banyak perusahaan yang menyalahgunakan perizinan. Yang memiliki dampak seperti tercemarnya sungai Ciujung dan Cidurian,” ucap Busairi

Oleh sebab itu, lanjut dia, dalam rangka memperingati HUT Serang yang ke 493 tahun ini, pihaknya menuntut kepada pemerintah Kabupaten Serang untuk segera menyelesaikan sejumlah permasalahan yang ada.

Selengkapnya, berikut tuntutan  HAMAS:

1. Segera rehabilitasi ruang kelas rusak dan relokasi sekolah yang berdampingan dengan pekerjaan proyek jalan tol.

2. Tindak tegas pelaku pungli di kalangan angkatan kerja.

3. Tutup perusahaan yang melanggar standar baku mutu lingkungan.

4. Usut tuntas kades terindikasi korupsi.

5. Maksimalkan pelayanan publik di lembaga kesehatan, pendidikan dan kependudukan.

6. Tuntaskan pemerataan pembangunan.

7. Maksimalkan pengawasan terhadap kinerja eksekutif.

Laporan: Muhammad Lutfi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *