ALL

Doni Monardo Jadi Kepala BNPB: Jokowi Bilang Banyak PR, Prens Minta Fokus ke Mitigasi

By  | 

BNPB | Foto: Istimewa

KedaiPena.Com – Doni Monardo dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) oleh Presiden Jokowi. Ia menggantikan posisi Willem Rampangilei.

Prosesi pelantikan Doni berlangsung sejak pukul 09.05 WIB di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019). Doni tampak mengenakan setelan jas warna hitam dan peci warna hitam.

Presiden Jokowi sesuai pelantikan mengatakan ada pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk dikerjakan Doni. Jokowi mengatakan PR tersebut di antaranya rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana di Lombok dan Palu.

“Kemudian masih kita ada lagi pekerjaan besar di Lampung,” kata Jokowi.

Ia mengatakan, selain itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Doni.

“Itu yang saya sampaikan membutuhkan manajemen yang kuat, lapangan yang kuat,” katanya.

Apalagi, kata Jokowi, Indonesia merupakan negara yang dikelilingi cincin api alias ‘ring of fire’. Jadi dibutuhkan manajemen penanggulangan bencana yang mumpuni.

“Perlu sebuah manajemen yang kuat, membutuhkan sebuah kepemimpinan yang kuat untuk mengkonsolidasi, mengkoordinasi baik pemda, baik di pusat, baik di provinsi, baik TNI, pangdam, kodam, korem, dan kepolisian dalam rangka segera cepat dan respon terhadap bencana yang ada,” kata Jokowi lagi.

Sementara itu Perkumpulan Relawan Nusantara (Prens) memberikan pesan kepada Doni.

“Harapannya, semoga pembelajaran mitigasi bencana bisa diaplikasikan di seluruh Indonesia,” ujar Ketua Prens, Fajar Kuntarto saat berbincang dengan KedaiPena.Com di Jakarta, Rabu, (9/1/2019).

Selain itu, kata Fajar begitu ia disapa, juga berharap agar mantan Sekjen Wantanas ini juga bisa lebih dekat dengan para relawan untuk bahu membahu membenahi masalah kebencanaan.

“Potensi-potensi yang ada masyarakat, termasuk relawan harus bisa di jaga. Dan kita dapat dijadikan mitra,” sambung Fajar.

Laporan: Muhammad Hafidh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *