ALL

Bule Kagetkan Masyarakat Masuk Gorong-gorong Air Bersihkan Sampah, Ini Penjelasannya

By  | 

Bule Kagetkan Masyarakat Masuk Gorong-gorong Air Bersihkan Sampah | Foto: Istimewa

KedaiPena.Com –  Masyarakat di jagat sosial media dikagetkan dengan sosok warga luar negeri atau ‘bule’ yang terjun ke gorong-gorong saluran air untuk membersihkan dan memungut sampah dengan menggunakan ‘tank top‘.

Bule tersebut bernama Kerensa Dewantoro (47), warga negara Australia yang tinggal di sebuah kontrakan kecil di daerah kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aksi ini dilakukan oleh Kerensa sekitar sepekan lalu.

Tindakan nekat yang dilakukan Kerensa sendiri dilandasi kecintaannya akan kebersihan tempat yang ia tinggali bersama putra semata wayangnya selama 6 tahun di Indonesia.

“Saat melakukan itu aku berucap pada warga kampung bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman. Jadi mulai kurangi plastik,” ujar Keren saat dihubungi oleh KedaiPena.Com,  ditulis Selasa (7/5/2019).

Aksi nekat tersebut juga dilakukan oleh Keren lantaran kegelisahan akan cueknya warga di lingkungan sekitar ia tinggal terhadap sampah khususnya plastik.

“Untuk menunjukan semangat mengurangi sampah plastik, saya sudah beli sayur menggunakan ember sejak selama 5 tahun lalu. Awalnya diketawain tapi sejak kemarin sudah ada dua ibu yang membawa ember untuk berbelanja. Itu sangat simpel serta bisa mengurangi sampah plastik,” ujar dia.

Keren pun mengungkapkan bahwa sedianya masyarakat Indonesia mempunyai modal untuk membuat tempat tinggalnya menjadi bersih dan enak dipandang.

“Di sini kan ada budaya gotong royong tetapi tidak ada sifat orang di satu kampung yang tergerak untuk itu. Mungkin di Malang sudah ada kampung pelangi, tapi tidak ada sifat yang benar-benar membangun bersama,” kecewa dia.

Tidak hanya itu, Kerensa menekankan bahwa masyarakat Indonesia harus percaya kepada diri sendiri untuk bisa dapat menjaga lingkungan, mengurangi plastik. Sampah mereka adalah tanggung jawab sendiri.

“Kalau menunggu petugas pemerintah atau orang lain untuk urus sampah mereka, maka tak ada harapan lagi. Bhineka tunggal ika harus hadir untuk (menyelesaikan) masalah-masalah ini,” pungkas Keren.

Laporan: Muhammad Hafidh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *